Sinergi TNI-Polri dan Basarnas Temukan Jenazah Nelayan Hilang di Perairan Teluk Mengkudu

Kerja sama lintas instansi antara TNI, Polri, dan Basarnas membuahkan hasil dengan ditemukannya jasad nelayan yang hilang di perairan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai

WaroengBerita.com – Sergai |Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang sejak sepekan lalu di perairan Dusun I, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Pandang, Kabupaten Batu Bara, pada Kamis (30/10/2025).

Penemuan bermula dari laporan seorang nelayan yang melihat sesosok jasad terapung di laut. Informasi itu segera diteruskan oleh warga ke Satuan Polisi Air dan Udara (Satpol Airud) Polres Serdang Bedagai.
Kasatpol Airud, AKP P. Sitinjak, menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD Batu Bara, Basarnas Tanjung Balai, dan Basarnas Sumatera Utara untuk proses pencarian dan evakuasi.

“Begitu menerima laporan, tim gabungan segera bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke dermaga terdekat,” ungkap AKP Sitinjak.

Keluarga Pastikan Identitas Korban

Dari hasil koordinasi dengan Polsek Teluk Mengkudu, diketahui bahwa nelayan tersebut telah dilaporkan hilang sejak 23 Oktober 2025.
Keluarga yang dihubungi kemudian datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi langsung.

Korban diketahui bernama Waliadi alias Adi Jawa, warga Dusun IV Kebun Ubi, Desa Pekan Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu.
Istri korban, Siti Mariyam, memastikan bahwa jasad tersebut adalah suaminya berdasarkan ciri-ciri pakaian dan atribut pribadi yang masih melekat pada tubuh korban.

Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans Desa Pematang Guntung menuju rumah duka untuk dimakamkan di pemakaman keluarga pada hari yang sama.

Operasi Pencarian Resmi Dihentikan

Ps. Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, IPTU L.B. Manullang, menyampaikan bahwa setelah ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Pihak kepolisian menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca serta keselamatan saat melaut.

“Kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan ketabahan, dan kepada seluruh nelayan kami imbau agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem,” ujar IPTU Manullang.

Sinergi Antarinstansi Dapat Apresiasi

Dalam proses evakuasi tersebut, hadir pula Kapolsek Teluk Mengkudu AKP D. Manalu, S.H., Kasatpol Airud AKP P. Sitinjak, serta perwakilan TNI AL Peltu Dedi S.
Kolaborasi antara TNI, Polri, dan Basarnas ini menunjukkan bentuk sinergi nyata antarinstansi dalam memberikan pelayanan dan penanganan cepat terhadap musibah di laut.

Kehadiran berbagai pihak dalam operasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama lintas lembaga sangat penting dalam menangani situasi darurat kemanusiaan, khususnya di wilayah pesisir Sumatera Utara.(RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *