Bupati Maya Sambut 80 Mahasiswa Labuhanbatu Pulang dari Aceh Gelombang II

Pemkab Labuhanbatu pastikan kesehatan, keamanan, dan dokumen kependudukan mahasiswa terdampak banjir Aceh terpenuhi.

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM kembali menyambut kedatangan 80 mahasiswa asal Labuhanbatu yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh. Penyambutan pemulangan gelombang kedua itu berlangsung di Rumah Dinas Bupati, Jalan WR. Supratman, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, pada Sabtu pagi (06/12/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setdakab Zaid Harahap, Kepala Dinas Kominfo Ahmad Fadly Rangkuti, Kepala Disdukcapil Maznil Khairi, Kepala DPPPA Tuti Noprida Ritonga, Plt. Kabag Protokol, Ketua PMI Labuhanbatu Muhammad Rusli, serta para orang tua mahasiswa.

Dalam sambutannya, Bupati Maya menyampaikan rasa haru atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh maupun para mahasiswa Labuhanbatu yang ikut terdampak. Ia menegaskan bahwa upaya penjemputan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi seluruh warganya.

“Kami merasakan kecemasan yang dialami adik-adik mahasiswa, mulai dari kondisi kesehatan, risiko penjarahan, hingga potensi human trafficking. Kekhawatiran orang tua juga menjadi perhatian utama kami,” ujar Maya Hasmita.

Bupati juga meminta mahasiswa yang membutuhkan layanan kesehatan untuk segera menghubungi Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat. Sementara itu, bagi mahasiswa yang kehilangan dokumen kependudukan akibat banjir, Pemkab Labuhanbatu melalui Disdukcapil siap memproses penerbitan identitas baru tanpa hambatan.

Menutup arahannya, Bupati Maya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam proses penjemputan. Ia memastikan Pemkab siap memfasilitasi keberangkatan mahasiswa kembali ke kampus masing-masing setelah kondisi di Aceh dinyatakan aman.

Ketua PMI Labuhanbatu Muhammad Rusli melaporkan bahwa pemulangan 80 mahasiswa gelombang kedua ini dapat terlaksana melalui koordinasi dengan Ikatan Mahasiswa Labuhanbatu di Aceh. Para mahasiswa berasal dari empat perguruan tinggi: Universitas Malikussaleh, Universitas Samudra Langsa, Politeknik Negeri Lhokseumawe, dan UIN Lhokseumawe.

Perwakilan mahasiswa, Muhammad Habibi, turut mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Labuhanbatu. “Berkat bantuan ini kami dapat dievakuasi dengan selamat. Banyak dari kami yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkab Labuhanbatu telah memulangkan 77 mahasiswa pada gelombang pertama. Dengan kedatangan gelombang kedua ini, total 157 mahasiswa telah berhasil dievakuasi dari wilayah terdampak banjir di Aceh.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *