WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Halaman Masjid Raya Asrama Haji Rantauprapat, Jalan SM Raja, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Jumat (4/9/2026).
Peringatan hari besar keagamaan tersebut mengangkat tema “Dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kabupaten Labuhanbatu 1448 H/2026 M Kita Jadikan Rasulullah SAW Sebagai Inspirasi Membangun Karakter Mulia untuk Labuhanbatu Cerdas Bersinar Membangun Desa dan Menata Kota.”
Kegiatan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, jajaran perangkat daerah serta masyarakat.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., Wakil Bupati H. Jamri, S.T., Ketua MUI Labuhanbatu H. Drs. Abdul Hamid Zaid, Kakan Kemenag Dr. H. Asbin Pasaribu, M.A., Ketua Pengadilan Agama Dr. Hj. Sri Armaini, S.H.I., M.H., Ketua FKUB Dr. H. Galih Orlando, S.Pd.I., S.H., M.Kn., Ketua Muhammadiyah H. Johan S., perwakilan Kejaksaan Negeri, para pimpinan OPD, tokoh agama, kelompok pengajian Nasyid Hidayah Padang Matinggi dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Labuhanbatu H. Drs. Abdul Hamid Zaid mengajak masyarakat menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai pengingat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan masjid.
Ia mengimbau masyarakat bersama-sama memakmurkan Masjid Raya dengan berbagai kegiatan positif, mulai dari salat berjamaah, pengajian hingga aktivitas sosial.
“Mari kita jadikan Masjid Raya ini ramah jamaah setiap hari melalui salat berjamaah, pengajian, hingga kegiatan sosial. Menjaga kebersihan dan keamanannya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menyoroti pentingnya membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama dan masyarakat.
Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pusat silaturahmi dan pembinaan generasi muda.
“Masjid Raya adalah pusat silaturahmi. Kita harus merangkul anak-anak muda agar dekat dengan agama, sebab merekalah penerus pembangunan Labuhanbatu. Pemkab sangat mendukung kegiatan keagamaan demi mewujudkan masyarakat yang rukun, aman, dan religius,” tutur Bupati.
Peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada 60 orang kaum dhuafa. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran Forkopimda Labuhanbatu.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah agama yang disampaikan Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A.
Kehadiran Kapolres Labuhanbatu bersama unsur Forkopimda dalam peringatan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen bersama dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan kondusif. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Labuhanbatu. (AS)












