WaroengBerita.com – Pelalawan | Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Ukui, Polres Pelalawan. Di tengah musim kemarau yang menyebabkan minimnya curah hujan, Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru, Bripka Z. Zuhri, turun langsung ke lapangan melakukan penyiraman dan pemupukan urea sistem kocor pada tanaman jagung pipil di lahan Tanah Kas Desa (TKD), Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di areal Kebun TKD RT 009 RW 004, Desa Kampung Baru, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, yang berada pada titik koordinat 0°8’23.221″ LS dan 102°3’19.358″ BT. Lahan tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan aset desa untuk mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Bripka Z. Zuhri didampingi oleh para pengurus dan petani penggarap lahan TKD Desa Kampung Baru. Pendampingan dilakukan untuk memastikan tanaman jagung mendapatkan perawatan yang optimal, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang mendukung akibat rendahnya intensitas hujan.
Kapolsek Ukui, AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K., memberikan apresiasi atas peran aktif personelnya dalam mendukung sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Ukui.
“Saya mengapresiasi Bripka Z. Zuhri yang aktif melakukan penyiraman dan pemupukan urea sistem kocor di lahan jagung TKD Kampung Baru. Kemarau panjang menjadi tantangan bagi para petani, namun Polri tidak tinggal diam. Polsek Ukui siap mendampingi masyarakat, menjaga situasi kamtibmas, serta memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik,” ujar AKP Ardi Surya Kusuma.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Dengan semangat Melindungi Tuah Menjaga Marwah, kami ingin setiap tanaman jagung yang ditanam masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal demi kesejahteraan warga Kecamatan Ukui,” tambahnya.
Menurutnya, penyiraman dan pemupukan menggunakan sistem kocor menjadi langkah penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman jagung tetap optimal selama musim kemarau. Metode tersebut dinilai efektif dalam membantu penyerapan unsur hara sekaligus memenuhi kebutuhan air tanaman yang tidak tercukupi dari curah hujan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan langsung di lapangan, diharapkan produktivitas lahan pertanian desa dapat terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tanaman jagung yang dibudidayakan di lahan TKD Desa Kampung Baru juga menunjukkan pertumbuhan yang baik dan diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal pada masa panen mendatang.(Red)












