WaroengBerita.com – Pelalawan|Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) di Kabupaten Pelalawan mendapat dukungan dari Majelis Dakwah Islamiah (MDI). Gerakan tersebut dinilai menjadi salah satu upaya positif untuk menghidupkan masjid sekaligus membangun kebiasaan masyarakat melaksanakan salat berjamaah secara konsisten.
Dukungan itu disampaikan Ketua MDI Kabupaten Pelalawan, Dr. H. Edi Iskandar, M.Pd., setelah mengikuti salat Subuh berjamaah bersama penggagas GSB H. Muhammad Rais, M.Ag., dan Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, SH, di Masjid Al Jihad, Jalan Beringin, Pangkalan Kerinci Kota, Rabu (19/8/2026).
Edi mengapresiasi keterlibatan para tokoh agama dan penggerak GSB yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurut dia, kehadiran tersebut dapat menjadi dorongan bagi jamaah untuk semakin aktif memakmurkan masjid.
“Kami tentunya sangat mendukung dan mengapresiasi Gerakan Salat Subuh Berjamaah ini. Kehadiran para tokoh dan penggerak secara langsung di tengah jamaah menjadi motivasi agar masyarakat semakin semangat melaksanakan salat berjamaah di masjid,” ujar Edi.
Ia berharap gerakan yang dipimpin H. Muhammad Rais, M.Ag., tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masjid serta jamaah di seluruh Kabupaten Pelalawan.
Edi yang juga dosen UIN Suska Pekanbaru itu mengingatkan jamaah mengenai keutamaan salat berjamaah, khususnya salat Isya dan Subuh. Ia merujuk pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim mengenai besarnya keutamaan kedua salat tersebut apabila dilaksanakan secara berjamaah.
Menurutnya, memakmurkan masjid pada waktu Subuh bukan sekadar aktivitas ibadah, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat keimanan, silaturahmi, dan kepedulian sosial masyarakat.
“Harapan kita, gerakan ini terus berjalan secara konsisten, dari masjid ke masjid dan dari jamaah ke jamaah. Semoga semangat memakmurkan masjid menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pelalawan,” katanya.
Husni: GSB Jangan Berhenti sebagai Seremoni
Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin mengajak masyarakat menjaga keberlanjutan Gerakan Subuh Berjamaah. Ia berharap GSB tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Mari kita terus istiqamah memakmurkan masjid melalui salat berjamaah. Kita juga harus menjaga ukhuwah dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Husni.
Selain mengajak masyarakat meningkatkan aktivitas keagamaan, Husni mengingatkan jamaah agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Ia meminta masyarakat bersama-sama mencegah penyebaran kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan dan mengganggu persatuan.
“Mari kita sama-sama menjaga ukhuwah dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Jauhi hoaks agar persatuan dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Husni juga mengajak masyarakat ikut mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Pelalawan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Bantu Seragam Mubaligh dan Sedekah Subuh
Dalam kesempatan tersebut, Husni turut memberikan dukungan terhadap aktivitas dakwah dan pembinaan keagamaan. Ia menyerahkan bantuan sebesar Rp11 juta kepada MDI Kabupaten Pelalawan untuk pengadaan seragam mubaligh.
Bantuan itu diharapkan dapat menunjang kegiatan para mubaligh dalam menjalankan dakwah serta pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Husni juga membagikan sedekah Subuh berupa minyak goreng kepada jamaah yang hadir.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kehadiran tokoh agama, pemerintah daerah, penggerak GSB, serta masyarakat menjadi bagian dari upaya bersama menghidupkan masjid dan memperkuat nilai keagamaan.
Dengan dukungan berbagai pihak, Gerakan Subuh Berjamaah diharapkan berkembang menjadi gerakan masyarakat yang konsisten, bukan hanya untuk membangun kebiasaan beribadah, tetapi juga mempererat silaturahmi, menjaga ukhuwah, dan memperkuat persatuan masyarakat Pelalawan.(MMD)












