WaroengBerita.com – Medan | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat menunjukkan komitmennya dalam pemenuhan hak anak dengan mengikuti kegiatan Coaching Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) se-Sumatera Utara periode 2024–2025. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara, Medan, pada 30 Maret hingga 1 April 2026.
Dalam kegiatan ini, Pakpak Bharat mengirimkan perwakilan dari tingkat desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh elemen memahami peran dan tanggung jawab dalam pemenuhan hak anak di berbagai aspek kehidupan.
Program coaching ini bertujuan memberikan pembekalan kepada daerah agar mampu mengimplementasikan kebijakan yang mendukung perlindungan dan pemenuhan hak anak pada setiap klaster penilaian KLA.
Kepala Dinas P3AKB Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, menjelaskan bahwa saat ini daerah sedang memasuki tahap evaluasi mandiri, yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian menuju predikat Kabupaten/Kota Layak Anak.
“Evaluasi mandiri menjadi dasar untuk tahapan penilaian berikutnya, sehingga harus dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap dapat meningkatkan kualitas kebijakan dan program yang berpihak pada anak, sekaligus memperkuat langkah menuju terwujudnya Kabupaten Layak Anak di masa mendatang.(SB)












