WaroengBerita.com – Tebing Tinggi | Pemerintah Kota Tebing Tinggi (Pemko Tebing Tinggi) terus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak tahap pranikah melalui optimalisasi pelaksanaan Standar Pelayanan Prosedur Perkawinan bagi Calon Pengantin (SP3 Catin). Program tersebut diyakini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pasangan yang sehat sebelum membangun keluarga.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih saat menjadi narasumber dalam podcast bertajuk “SP3 Catin, Langkah Awal Wujudkan Generasi Bebas Stunting” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi di Radio Dis FM, Kamis (6/8/2026).
Dalam dialog tersebut, Iman menegaskan bahwa SP3 Catin tidak hanya menjadi persyaratan administrasi menjelang pernikahan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini kondisi kesehatan calon pengantin. Melalui program ini, pasangan dapat mengetahui kondisi kesehatan, memperbaiki status gizi, memahami pentingnya kehamilan sehat, serta memperoleh edukasi mengenai usia ideal kehamilan dan pengaturan jarak kelahiran.
“Kita telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Wali Kota Tebing Tinggi Nomor 25 Tahun 2019 tentang SP3 Catin. Yang terpenting sekarang adalah meningkatkan partisipasi masyarakat agar memanfaatkan layanan ini dan mulai menerapkan pola hidup sehat sebelum membangun rumah tangga,” ujar Iman.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi AKBP Dr. Rohim M. Gultom. Ia mengungkapkan, sinergi lintas instansi selama tahun 2026 telah menghasilkan 55 kali pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin. Dari 1.349 calon pengantin yang menjadi sasaran, sebanyak 1.025 orang telah menjalani pemeriksaan, sementara 30 orang terindikasi positif dan langsung mendapatkan asesmen serta rujukan rehabilitasi sesuai prosedur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Tebing Tinggi Dedi Parulian Siagian menjelaskan persyaratan administrasi yang harus dipenuhi peserta SP3 Catin, baik bagi calon pengantin warga Tebing Tinggi maupun pasangan dari luar daerah yang akan melangsungkan pernikahan di kota tersebut.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi Ghazali Rahman mengatakan pihaknya terus memanfaatkan berbagai kanal informasi, mulai dari media konvensional hingga media sosial, untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya kesehatan pranikah sebagai fondasi membangun keluarga yang sehat.
Melalui penguatan SP3 Catin, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sebelum menikah terus meningkat, sehingga lahir generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari risiko stunting di masa mendatang.(RM)












