WaroengBerita.com – Dairi | Pemerintah Kabupaten Dairi mulai menyusun arah pembangunan dan kebijakan anggaran tahun depan dengan mengajukan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Dairi. Dokumen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga dalam rapat paripurna DPRD yang berlangsung di Gedung DPRD Dairi, Rabu (5/8/2026).
Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua I Halvensius Tondang dan Wakil Ketua II Wanseptember Situmorang. Hadir pula Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, para staf ahli bupati, asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam pemaparannya, Bupati Vickner Sinaga menegaskan bahwa KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi landasan penting dalam penyusunan Rancangan APBD 2027. Dokumen tersebut dirancang untuk menyelaraskan target pembangunan daerah dengan kemampuan keuangan yang dimiliki pemerintah daerah, sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Dairi.
Menurutnya, keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah hanya dapat diwujudkan melalui pengelolaan fiskal yang sehat, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, optimalisasi pendapatan daerah dari berbagai sumber, baik Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer maupun sumber pendapatan sah lainnya, menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan, arah kebijakan pembangunan tahun 2027 merupakan fase awal implementasi dan konsolidasi RPJMD Kabupaten Dairi 2025–2029. Fokus pembangunan diarahkan pada pelaksanaan program prioritas cepat atau quick win, penguatan kelembagaan pemerintahan, harmonisasi regulasi, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pengembangan kemitraan strategis antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dalam sektor sumber daya manusia, Pemkab Dairi menargetkan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, literasi masyarakat, kesetaraan gender, perlindungan anak, pengembangan kepemudaan, olahraga, serta penguatan ketahanan keluarga. Sementara pada sektor ekonomi, pemerintah akan mendorong hilirisasi produk pertanian, pengembangan inovasi dan teknologi, peningkatan nilai tambah sektor perdagangan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Secara fiskal, Pemerintah Kabupaten Dairi menargetkan pendapatan daerah Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1,168 triliun, sedangkan belanja daerah direncanakan mencapai Rp1,187 triliun. Anggaran tersebut diharapkan mampu menjadi instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui penyusunan KUA dan PPAS 2027, Pemkab Dairi menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang lebih terarah, berdaya saing, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi menuju Dairi yang maju dan sejahtera.(RS)












