Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakor Pembebasan Lahan PLTA Kombih III

Proyek Energi 45 MW di STTU Jehe Didorong Segera Masuk Tahap Konstruksi.

WaroengBerita.com – Medan|Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri rapat koordinasi percepatan pembebasan lahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kombih III di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe). Pertemuan yang digelar di Aula Cipta Kerta, Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara itu diprakarsai Kejatisu dan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Dr. Harli Siregar, SH, M.Hum.

Rapat turut dihadiri unsur tokoh adat Sulang Silima dari marga Berutu dan Angkat, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejatisu Nur Handayani, SH, MH, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat Jalan Berutu, S.Pd, MM, serta jajaran pimpinan OPD terkait.

Kajati Sumut menegaskan, krisis pasokan energi masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Utara. Karena itu, pemerintah pusat bersama PT PLN terus mendorong percepatan proyek strategis ketenagalistrikan. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat adat dan Forkopimda, untuk bersinergi mendukung pembangunan demi menciptakan warisan pembangunan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Sementara itu, Bupati Franc Bernhard Tumanggor berharap seluruh tahapan persiapan PLTA Kombih III berkapasitas hingga 45 megawatt dapat segera dirampungkan agar proses konstruksi bisa dimulai. Menurutnya, kehadiran proyek ini diharapkan mampu menarik investasi, memperkuat pasokan listrik, sekaligus memberi kepastian kepada warga pemilik lahan yang terdampak.

Saat ini PT PLN tengah mematangkan rencana pembangunan PLTA di aliran Sungai Lae Kombih. Pembangkit tersebut diproyeksikan menjadi penopang penting kebutuhan energi listrik di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, hingga wilayah Aceh, seiring meningkatnya kebutuhan listrik regional.(SB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *