Dikeroyok OTK Hingga Kritis, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Ridwan

Seorang pria bernama Ridwan di Labuhanbatu menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal hingga kritis. Keluarga korban meminta pihak kepolisian segera mengusut dan menangkap para pelaku

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Aksi kekerasan brutal terjadi di Jalan A. Yani Gang Pusri, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Seorang pria bernama Ridwan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) hingga mengalami luka parah dan kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (4/11/2025), saat Ridwan baru tiba di depan bengkel tempatnya bekerja. Tanpa diduga, beberapa orang datang dan langsung mengeroyoknya tanpa alasan yang jelas. Warga sekitar yang melihat kejadian sempat berusaha melerai, namun para pelaku segera melarikan diri meninggalkan korban terkapar bersimbah darah.

“Saat itu korban tidak sempat melawan. Mereka memukul dan menendang secara membabi buta. Sekarang kondisinya sangat kritis,” tutur salah satu kerabat korban dengan nada haru.

Akibat pengeroyokan tersebut, Ridwan mengalami luka serius di bagian kepala, rahang retak, serta sejumlah memar akibat hantaman benda tumpul. Korban sempat mendapat perawatan di RSUD Rantauprapat sebelum akhirnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan karena kondisinya memburuk.

Ibu kandung korban tak kuasa menahan tangis saat mengetahui anaknya menjadi korban kekerasan. Tak terima dengan perbuatan keji itu, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu. Mereka menduga, pelaku pengeroyokan melibatkan dua warga sekitar berinisial RD dan EG.

“Kami mohon aparat penegak hukum segera bertindak. Pelaku harus ditangkap dan dihukum seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku di negara ini,” ujar perwakilan keluarga korban.

Informasi yang diterima menyebutkan, satu dari para pelaku sudah diamankan pihak kepolisian Polres Labuhanbatu. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di Kabupaten Labuhanbatu. Warga berharap agar aparat hukum segera menuntaskan kasus tersebut dan memastikan keamanan masyarakat di wilayah tersebut tetap terjaga.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *