Fenomena Belanja Online di Masa Pandemi

WB052

Sabtu, 20 Nov 2021 09:06 WIB
Array

waroengberita.com – Tahun-tahun terakhir ini,saat masa pandemi melanda dunia. Dimana seluruh penduduk dunia diharuskan berdiam diri di rumah , dan bahkan hamper semua perusahaan menginstruksikan karyawannya untuk kerja dari rumah.

Saat masa pandemic inilah, tren pembelanjaan online meningkat bahkan pertumbuhan toko online di dunia maya pun juga meningkat. Cara belanja penduduk yang berada di Indonesia kelihatannya sangat pesat berubah. Karena sebelum masa pandemic melanda pun , aktifitas penduduk khususnya di Indonesia dalam berbelanja online terus bertumbuh.Jaman telah banyak berganti. Kini orang-orang lebih suka suatu hal yang cepat dan mudah. Peristiwa ini sudah pasti disokong dengan semakin berkembangnya tehnologi informasi dan komunikasi.

Di jaman saat ini, siapa sich yang tidak punyai handphone? Atau siapa sich yang tidak mengerti internet? Kemungkinan hanya sekitaran 10 sampai 20 % dari rakyat Indonesia saja yang belum pahami mengenai handphone dan internet.

Disokong dengan tehnologi yang makin maju, langkah belanja di Indonesia juga turut berbeda. Saatnya ucapkan selamat tinggal pada cara belanja yang repot. Dengan adanya banyak online shop di Indonesia, anda bisa belanja dengan rileks dimanapun, kapan pun sepanjang ada sarana internet.

Semakin banyak orang-orang yang tertarik belanja online di toko online Indonesia, sudah pasti membuka pintu usaha di bagian ini. Toko online di Indonesia juga semakin bertambah. Tipe produk yang dipasarkan juga makin bermacam, seperti software, handphone, fashion, kepentingan rumah tangga, mebel, bahkan makanan.

Skema belanja dalam masyarakat juga perlahan-lahan beralih menjadi makin kekinian dari langkah berbelanja yang memiliki sifat konservatif.

Belanja dan jual barang lewat cara online lewat toko online Indonesia juga memiliki banyak faedah. Apa sich faedahnya?

  1. Pasar yang paling luas. Internet sendiri mempunyai jaringan yang paling luas dan tak terbatas. Bila anda tertarik untuk buka toko online dan tergabung bersama toko online Indonesia yang lain, anda akan memperoleh keringanan untuk tembus pasar yang luas sampai ke luar negeri. Ini sudah pasti berbeda dengan toko konservatif yang sasarannya cuman wilayah yang dapat dijangkau.
  2. Hemat. Ya, online shop adalah langkah yang pas untuk hemat, bagus untuk konsumen atau pemilik online shop. Modal awalnya seorang untuk membuat online shop di Indonesia sangat dapat dijangkau. Bila dibanding dengan toko konservatif, anda tak perlu sewa tempat atau bayar karyawan. Untuk konsumen sendiri juga terkadang dapat memperoleh barang yang tambah murah lewat online shop di Indonesia.
  3. Praktis. Mengapa beberapa orang semakin tertarik belanja di online shop? Karena triknya transaksi bisnisnya yang cukup ringkas. Cukup dengan pesan lewat cara online, bayar lewat transfer, selanjutnya terima barang lewat jasa pengangkutan. Ini sudah pasti memberikan keuntungan ke-2 faksi yang berkaitan. Untuk penjual, mekanisme online shop sendiri bisa digerakkan sepanjang 24 jam tanpa penjaga, lain dengan toko konservatif.

Tetapi, tiap ada kelebihan sudah pasti ada kekurangan. Begitupun yang terjadi dengan toko online di Indonesia. Anda harus memerhatikan beberapa poin utama saat belanja online, seperti keamanan dan kenyamanan dalam berbisnis dan terima barang.

Namun benar-benar disayangkan, cukup banyak modus penipuan yang mengatas namakan toko online. Beberapa modus penipuan yang tersering ditemui ialah konsumen mendapatkan barang hancur atau berbeda dengan photo yang dipajang. Bahkan juga, ada modus penipuan di mana konsumen benar-benar tidak terima barang yang telah di pesan dan di bayar.

Saat lakukan transaksi bisnis lewat cara online, sebaiknya anda waspada. Yakinkan untuk belanja di lokasi yang telah paling dipercaya dan terjaga kualitas produk yang ditawarkannya. Bila anda adalah pemilik toko online di Indonesia, selalu upayakan untuk berbisnis secara bersih dan jujur. Ingat-ingatlah, keamanan dan kenyamanan konsumen ialah kunci keberhasilan anda.

 

Berita Terkait

Komentar

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Chat WhatsApp