Kebakaran Lahan Dekat Permukiman, Polres Labuhanbatu Kerahkan Water Canon

Tim gabungan Polri, TNI, Damkar dan BPBD berjibaku mencegah api meluas ke kawasan permukiman warga.

Keterangan : Polres Labuhanbatu Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Sekitar Perumahan Puncak Panatapan WaroengBerita.Com-Labuhanbatu l Polres Labuhanbatu bersama unsur TNI, Damkar dan BPBD Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di areal perladangan sekitar Perumahan Puncak Panatapan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa sore (8/9/2026) Untuk memastikan proses pemadaman dilokasi Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, SIK didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, S.H melakukan pemantauan langsung memantau di lokasi sekaligus memastikan seluruh personel bekerja secara terpadu guna mencegah api semakin meluas dan membahayakan masyarakat maupun permukiman di sekitar lokasi. Dalam penanganan tersebut, Polres Labuhanbatu menurunkan sebanyak 20 personel. Upaya pemadaman juga diperkuat 10 personel Damkar Kabupaten Labuhanbatu, 10 personel TNI Yon TP/956 SBA, serta 10 personel BPBD Kabupaten Labuhanbatu. Guna mempercepat proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan sejumlah sarana pendukung, di antaranya satu unit Water Canon milik Polres Labuhanbatu, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Kabupaten Labuhanbatu, serta dua unit mobil Water Canon Batalyon 956/SBA. "Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak mendekati area yang terbakar serta menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan asap yang mulai dirasakan di sekitar lokasi." Kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu disela sela kegiatan Kapolres juga menegaskan bahwa penanganan kebakaran lahan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Sinergitas antara Polri, TNI, Damkar dan BPBD menjadi langkah penting dalam mengendalikan kebakaran serta menjaga keselamatan masyarakat. Hingga kegiatan berlangsung, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan mengoptimalkan kendaraan Water Canon dan mobil pemadam kebakaran. Petugas juga terus melakukan pemantauan guna memastikan api dapat dikendalikan dan tidak kembali meluas. "Polres Labuhanbatu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan kering, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin." Pungkas Kapolres.(AS) Teks Foto: Kapolres Labuhanbatu bersama Wakapolres turun serta dalam proses pemadaman api dari atas Water Canon .(Ist)

WaroengBerita.com – Labuhanbatu | Kebakaran lahan terjadi di areal perladangan sekitar Perumahan Puncak Panatapan, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa sore (8/9/2026). Polisi bersama TNI, pemadam kebakaran dan BPBD bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, SH, turun langsung ke lokasi. Kehadiran pimpinan kepolisian tersebut sekaligus memastikan penanganan kebakaran berlangsung terpadu dan tidak mengancam keselamatan masyarakat maupun permukiman di sekitar titik api.

Dalam operasi tersebut, Polres Labuhanbatu mengerahkan 20 personel. Kekuatan tim diperkuat 10 personel Damkar Kabupaten Labuhanbatu, 10 personel TNI Yon TP/956 SBA, serta 10 personel BPBD Kabupaten Labuhanbatu.

Untuk mempercepat proses pemadaman, tim gabungan mengoperasikan satu unit Water Canon Polres Labuhanbatu, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Kabupaten Labuhanbatu, serta dua unit Water Canon dari Batalyon 956/SBA.

“Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak mendekati area yang terbakar serta menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan asap yang mulai dirasakan di sekitar lokasi,” ujar AKBP Wahyu di sela-sela pemantauan.

Kapolres menegaskan, penanganan kebakaran lahan dilakukan secara cepat melalui koordinasi lintas instansi. Sinergi antara Polri, TNI, Damkar dan BPBD dinilai menjadi kunci untuk mengendalikan api sekaligus melindungi masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Hingga kegiatan berlangsung, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan dengan mengoptimalkan kendaraan Water Canon serta mobil pemadam kebakaran. Pemantauan juga terus dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar terkendali dan tidak kembali meluas.

AKBP Wahyu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.(AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *