WaroengBerita.com – Tebing Tinggi | Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan kereta api. Sebuah minibus tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (21/1/2026). Insiden maut ini menewaskan tujuh orang penumpang di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tebing Tinggi, IPDA Heru Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta pendataan identitas para korban.
“Data sementara yang kami terima, tujuh penumpang meninggal dunia di tempat dan satu korban dalam kondisi kritis. Identitas korban masih dalam proses pendataan,” ujar Heru.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kereta api yang melaju dari arah Kisaran menuju Medan menabrak minibus yang sedang melintas dari arah Kebun Sayur menuju kawasan Bagelen, Kota Tebing Tinggi. Tabrakan keras tak terhindarkan, mengakibatkan kendaraan ringsek parah dan para penumpang terpental keluar hingga meninggal dunia.
Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung turun ke lokasi untuk mengamankan area, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan. Heru menegaskan, penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sementara itu, petugas media RS Bhayangkara Tebing Tinggi, Iwan, menyampaikan bahwa sebagian besar korban telah dievakuasi ke kamar jenazah rumah sakit. Satu korban kritis masih mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat.
“Korban meninggal dunia sudah dibawa ke kamar jenazah. Satu korban kritis masih dirawat dan informasinya merupakan sopir minibus jenis Avanza,” ungkapnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat saat melintasi perlintasan kereta api. Aparat kepolisian mengimbau pengendara agar selalu memastikan kondisi aman sebelum melintas guna mencegah kecelakaan serupa terulang.(RM)












